Selasa, 21 April 2009

Bagaimana Spesialisasi ke Luar Negeri?

Saya mencoba untuk menulis menyangkut judul di atas, setelah melihat perbincangan di shoutbox antara Guesta dan dr. Yen yang sedang mencari informasi spesialisasi di LN.

Saya sendiri tidak pernah mengambil spesialisasi di LN, jadi informasi yang akan saya sampaikan terbatas hanya berdasarkan kontak chatting atau email dengan dokter-dokter LN.

Pada prinsipnya, setiap kita ingin masuk ke negeri orang, kita harus mengikuti ujian kualifikasi yang diselenggarakan oleh MEDICAL EXAM BOARD masing-masing negara. Seperti USMLE untuk Amerika dan Kanada, NZREX untuk NewZealand, AMEC untuk Australia, PLAB di UK. Nah tahapan ini tidak mudah. Karena ada clinical test yang harus kita ambil di negeri yang bersangkutan yang mengharuskan kita untuk setidaknya memiliki cukup pengalaman klinis di wilayah tersebut.

Lebih sulitnya lagi, meski beberapa fakultas kedokteran Indonesia baik negeri maupun swasta diakui oleh WHO dan terakreditasi secara internasional, sistem pendidikan kita tidak masuk ke dalam 2 kualifikasi besar yaitu Amerika dan UK.

Tapi, bukan berarti, tidak ada jalan. Hanya jalannya menjadi lebih panjang. Apa boleh buat, bila dokter Indonesia ingin melanjutkan pendidikan atau bekerja sebagai dokter di LN, maka harus mengikuti tes dari dasar, termasuk test pra-klinik sebagaimana yang diambil oleh mahasiswa kedokteran di negara yang bersangkutan.

Nah, ada satu hal lagi. Bahkan bila kita pun telah lulus ujian tersebut, tidak menjamin kita bisa langsung spesialisasi atau kerja. Karena ini adalah sebuah tahapan yang terpisah.

Banyak sekali dokter-dokter dari Pakistan, India; misal; yang membanjiri bursa kerja Amerika dan Kanada yang telah lulus ujian kualifikasi, pada akhirnya menganggur. Hal yang sama juga terjadi di Australia dan NewZealand.

Namun begitu, ini bukan berarti harga mati. Jangan sampai menyurutkan semangat sejawat mencari peluang di negeri orang. Karena dokter di Indonesia yang menembus LN cukup banyak (sayangnya kita belum berhasil memancing salah satu di antaranya untuk sharing di sini).

Jadi bagaimana cara untuk bisa spesialisasi di LN?
Yang paling utama, sebelum melakukan apa-apa, sejawat harus berhasil mengkontak konsulen atau Professor di lokasi tujuan. Biasanya ini tidak sulit bila sejawat memiliki kemampuan membangun relasi dengan baik. Atau bisa juga meminta referensi dari guru-guru kita. Biasanya mereka yang memiliki akuntabilitias yang diakui secara internasional memiliki jejaring sosial yang kuat. Nah bila sejawat telah berhasil mendapatkan kursi (baik untuk sekolah lagi maupun untuk bekerja di salah satu RS di LN), selanjutnya sejawat juga bisa meminta sponsorship dari mereka. Cost of living, biasanya tidak akan jadi masalah, karena di US, Kanada, Australia, New Zealand, spesialisasi dibayar tidak membayar. Sponsorship mungkin diperlukan untuk membantu kita membayar biaya test. Karena meski sudah diapprove, kita tetap harus mengikuti ujian kualifikasi untuk bisa mulai sekolah atau kerja.

Dengan begini, kita tidak akan sia-sia mengikuti test.

Ada cara lain untuk mendapatkan kontak person?
Kesulitan yang sering dialami adalah sejawat bukan anak dokter, bukan saudara dokter, tidak punya kenalan konsulen di Indonesia. Walhasil harus berjibaku sendiri. Nah, gak harus berkecil hati, karena hal ini pun tidak mustahil. Tinggal tentukan dulu arah tujuan, lalu mulailah mencari.

Misal, mau sekolah di Australia, maka mulailah mencari lokasi dan RS tujuan. Lalu cari tahu siapa yang incharge untuk spesialisasi tertentu. Dapatkan emailnya, dan mulailah melakukan kontak secara rutin, dimulai dari memperkenalkan diri. Cara lebih jitu adalah dengan mencari tahu lebih jauh latar dokter/konsulen tersebut. Coba cari jurnal-jurnal yang dipublish oleh dia (atau bisa juga mencari kontak person dimulai dari melihat jurnal-jurnal terkait dulu), lalu kirimkan komentar seputar tulisannya.

Jangan putus asa bila belum mendapatkan reaksi. Karena ada banyak faktor:
1. email tidak valid
2. dokter tsb sangat sibuk sehingga jarang cek email.

Poin membangun relasi ini adalah poin yang sangat penting.

Nah, menutup thread ini, bagi yang ingin spesialisasi RADIOLOGI INTERVENSI di UK, saya sudah berhasil mendapatkan kontak personnya, silahkan saja bagi yang tertarik serius untuk langsung menghubungi beliau. Lihat di sini, alamat lengkapnya.

Note: bagi sejawat yang punya pengalaman dan pendapat lain, saya sangat menghargai masukan dan komentarnya.

16 komentar:

  1. Betul sekali dr. Sehat... yg perlu diketahui ujian MCQ-nya untuk uji kompetensi dr. umum juga amat sangat gak mudah lho... ditambah ada clinical test yg kalo ga salah diadakan di negara yg bersangkutan (yg artinya kita harus ke sana untuk ujian).

    salah satu jalan adalah ambil spesialisasi di sini... trus ikut deh specialist pathway yg area of need di Aussie, misalnya. yg saya tau kompetensi kita tentu tetap dinilai, manun gak pake ujian2 kompetensi gitu... Ato bisa juga ke timur tengah, malaysia, brunei...

    oya dr. Sehat... ada Facebook gak? saya kan mau juga kenalan in person... hehehe, boleh kan? :-)

    --- Guesta

    BalasHapus
  2. wah, thx infonya, dok. saya mau tau juga nih selengkapnya bila mau kerja dokter di inggris dan belanda. apa anda punya infonya? thx sebelumnya

    ---anggra

    BalasHapus
  3. terima kasih atas info nya.saya mahasiswa kedokteran di UNS semester 8.dan baru akan masuk koass september 2010.
    yang ingin saya tanyakan,apa betul untuk spesialis di luar negri terlalu susah sehingga alternatif lain adalah dengan melakukan intership atau koass di negara tujuan.agar jalan masuk spesialis disana lebih dipermudah.begitu yang saya dengar
    lalu,apa dokter punya kontak person untuk spesialisasi di UK/inggris.
    mohon jawabannya.trims

    BalasHapus
  4. halo, senang sekali, ternyata ada juga dr indo yang minat praktek di LN. saya sekarang di aussie, akan mengambil ujian AMC MCQ akhir tahun ini. disini bila dokter lulusan luar australia (istilahnya "IMG"international medical graduate atau "OTD"oversea trained doctor) sudah lulus AMC MCQ, maka boleh apply kerja untuk area of need. tapi kebanyakan mereka butuh pengalaman minimal 5 thn. jadi untuk dokter yang baru lulus sebaiknya siap untuk clinical exam jg. tersedia jd bridging course untuk ujian tsb. biaya ujian2+course tsb cukup mahal bwt kita di indonesia, tapi g ad ap2ny bila dibandingkan dgn penghasilan dan pengalaman yng didapat kl jd dokter disini.lagian di sini dokter umum g terpinggirkan, bahkan punya peran yng sangat besar.
    ausie sangat welcome terhadap IMG/OTD. kebanyakan yang berani cb peluang di sini adalah dokter2 dari india.

    untuk spesialisasi setahu saya syarat yang utama: teregistrasi di aussie (lulus tes2 diatas +sudah melewati intership) dan sudah berpengalaman minimal 5 tahun.

    kalo berminat jd dokter di sini bisa mengunjungi site:
    www.doctorconnect.gov.au
    www.amc.org.au


    goodluck n wish me luck y :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    2. Dok,,salam kenal..saya dr rika..saya mau menanyakan apakah pada area need of gp tetap dilakukan test seperti amc / Btw, apakah sekarang dokter sudah bekerrja d australi? terimakasih sebelumnya ^^

      Hapus
  5. hallo...selamat siang..
    saya putri,,,saya ingin mnanyakan,,dokter,,bgmn dengan lulusan dktr gigi yang ingin bkerja di LN? apakah kurang lbhnya sama ? saya baru saja selesai S1 di univ.swasta di jakarta,,,rencananya saya harus ikut suami untuk ke negara abu dhabi,,saya ingin bekerja dan study dsana juga,,mungkin dokter dapat mberikan saran,dan info yg brkaitan dengan ini,
    trima kasih........

    BalasHapus
  6. maaf koreksi sedikit dok,,saya putri
    mksud saya,,saya baru saja selesai lulus dokter gigi,,sdh selesaikn KOAS,kira2 surat2 apa saja yg di perlukan n syarat2nya,,mungkin dktr dpt mberi masukan,,trimakasih.....

    BalasHapus
  7. Hallo bang...
    Gabung juga sama blog aku donk...
    kresnapandhawalima.blogspot.com
    makasih bantuannya bang

    BalasHapus
  8. Hallo..
    kalau spesialisasi ke jepang atau korea bagaimana?

    BalasHapus
  9. kalau tamat kedokteran di LN dan mau kerja di inonesia ,gmn ??apakah bisa??

    BalasHapus
  10. selamat sore.

    saya via. thn depan Insya Allah selesai koass & akan UKDI.
    kalau mau spesialisasi di Malaysia bagaimana ya?
    mhn jawabannya. terimakasih.

    BalasHapus
  11. halo dr.
    sy sulis 31 thn.sangat senang sekali menemukan blog ini.sdh sangat lama saya ingin sekolah/bekerja diaussie.sy lulus sbg dokter 7thn yg lalu.kl blh saya tau langkah awal apa yg sebaiknya saya lakukan untuk bisa bekerja/sekolah disana? spt yg diinfokan utk bs bkj/sklh disana hrs melalui tes MCQ.nah itu apakah berarti sy hrs dtg lgs keausie dan mendaftar disana? mohon informasinya.thx

    BalasHapus
  12. Saya doddy telah menjadi dokter sejak 2007, terimakasih banyak infonya dok... Saya ingin menanyakan kemungkinan beasiswa utk speaialisasi d luar negeri, field of interest saya adalah plastic atau surgery, namun alternatifnya adalah kemungkinan karier di luar negeri as a Gp saja sdh cukup... Mgkn alasannya adlh biaya yg mahal bagi saya... Mgkn ada rekan2 sejawat yg bisa memberi info link atau pengalaman bekerja di luar negeri...

    BalasHapus
  13. saya nia, sudah menjadi dokter sejak tahun 2012. sudah lulus UKDI dan bekerja di klinik swasta. yang ingin saya tanyakan, bagaimana alur prosedur yg harus dilakukan pertama kali jika kita ingin mendaftar sekolah atau international medical training di luar negri? terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal dok,,saya rika,,apakah dokter sdh dapat info ttg MT ke LN atau info untuk kerja di luar?? terimakasih,,

      Hapus

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Blog Followers

Follow by Email